Resensi: Manusia Setengah Salmon

Unknown — @ 15.58


Manusia Setengah Salmon, Raditya Dika.
Entah kenapa dari semua bukunya Raditya Dika, gue paling suka buku yang ini. Seriusan. Hahaha. Emang gak selucu dan sekonyol ‘Kambing Jantan’ atau yang lainnya, tapi dari segi isi buku ini juara banget.
Masih dengan gaya penceritaan seperti biasa, Raditya Dika ini bisa ngebahas sesuatu yang ‘gue-pernah-ada-di-keadaan-itu’ atau ‘anjrit-itu-gue-banget-sekarang’ dengan kata-kata yang bagus. Di beberapa cerita malahan bisa lo temui pesan moral dari cerita tersebut.
Buku ini keluaran gagas media dan sudah bisa dicari di toko-toko buku. Tebal bukunya 258 halaman, harganya 42k. Isinya ada 19 cerita.
Intinya sih temanya buku ini tentang perpindahan. Yang namanya perpindahan pasti gak enak, harus adaptasi lagi, harus memulai dari awal lagi, harus ngajarin lagi, macem-macem lah yang harus dilakukan sebelum akhirnya mendapatkan satu kondisi, nyaman. Nah, bukunya Raditya Dika ini ngebahas proses perpindahan yang pernah dia alami. Dari mulai pindah/ganti rumah, supir, kebiasaan, teman, negara, sampai ke urusan pindah hati. Judulnya, Manusia Setengah Salmon, ini juga konon katanya karena salmon adalah binatang yang mempunyai ritual perpindahan (migrasi) yang hebat setahun sekali untuk bertelur.

0 komentar:

Posting Komentar